
Mutasi gen adalah perubahan dalam urutan DNA pada suatu gen. DNA adalah molekul yang mengandung informasi genetik yang mengatur berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup. Mutasi gen dapat terjadi secara alami atau sebagai akibat dari faktor lingkungan, seperti radiasi atau bahan kimia berbahaya. Deteksi mutasi gen merujuk pada proses mengidentifikasi perubahan atau perubahan sekuens DNA yang terjadi pada gen. Teknologi berbasis molekuler Digital PCR merupakan salah satu metode yang memungkinkan untuk mendeteksi mutase gen.
Oleh karena itu, Laboratorium Riset Universitas Jenderal Soedirman bekerjasama dengan PT Artha GenetikaLab Indonesia dan Sniper menyenggarakan kegiatan Workshop Deteksi Mutasi Gen Menggunakan Digital PCR pada tanggal 7 Januari 2025 bertempat di Laboratorium Riset Universitas Jenderal Soedirman.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Laboratorium Riset Prof. Dra. Endang Srimurni Kusmintarsih, S.U., Ph.D, dilanjutkan sambutan dan pembukaan dari Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman Bidang Akademik Prof.Dr. Ir. Noor Farid, M.Si.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi oleh narasumber Prof. Dr. Endang Srimurni Kusmintarsih, S.U., Ph.D tentang Mutasi dan Penyebabnya, kemudian materi kedua From DNA to Diversity Exploring Mutation Detection Techniques in Organism oleh Prof. Dr. dr. Lantip Rujito, M.Si.Med, dan ditutup dengan materi ketiga tentang Aplikasi Deteksi Mutasi Den dengan Digital PCR yang dibawakan oleh Rossa Crisye Sutomo dari PT. Artha GenetikaLab Indonesia.